Senin, 16 Januari 2017

Konsep Dasar Akutansi

KONSEP DASAR AKUNTANSI

Pengertian Akuntansi Secara Umum
- Akuntansi adalah sistem informasi yang memberikan laporan kepada pihak-pihak yang berkepentingan mengenai kegiatan ekonomi dan kondisi perusahaan
- Sebagai Proses pencatatan, penggolongan, peringkasan transaksi keuangan dan penginterpretasian hasil proses tersebut.
- Proses mengidentifikasikan, mengukur dan melaporkan informasi ekonomi, untuk memungkinkan adanya penilaian & keputusan yang jelas dan tegas bagi mereka yang menggunakan informasi tsb (American Acc. Association)

Manfaat Akuntansi

Menyediakan informasi ekonomi dari suatu entitas kepada pihak-pihak yang berkepentingan sebagai dasar Pengambilan Keputusan
Pengguna Informasi Akuntansi
- Pemakai Internal : Karyawan, manajer, bagian-bagian dari organisasi
- Pemakai eksternal : Investor, kreditor, pajak, pemerintah

Konsep Dasar Akuntansi
- Entitas Akuntansi (Accounting Entity)
- Kesinambungan (Going Concern)
- Periode Akuntansi (Accounting Period)
- Objektif (Objective)
- Pengukuran dalan satuan uang (monetary Measurement Unit)
- Nilai Historis (Historical Cost)
- Penandingan Beban dan Pendapatan (Matching Cost Against Revenue)


 Siklus Akuntansi
JURNAL BUKU
BESAR
NERACA
SALDO
NERACA
LAJUR
PENYESUAIAN
LAPORAN
KEUANGAN


Persamaan Dasar Akuntansi
Assets = Liabilities + Owners’ Equity
Harta = Kewajiban/hutang + Modal pemilik
Harta adalah Sumber daya yang dimiliki perusahaan
Kewajiban/hutang adalah Hak dari kreditur, yang merepresentasikan besarnya pinjaman/debts perusahaan.
Modal pemilik adalah Hak Pemilik, mencerminkan besarnya andil yang ditanamkan ke perusahaan.

Entitas Akuntansi
Perusahaan merupakan suatu entitas (kesatuan usaha) yang tersendiri yg terpisah dari pemiliknya Dalam Akuntansi yang dimaksud istilah konsep entitas bisnis (business entity) yaitu pemisahan antara kepentingan pribadi dan kepentingan Perusahaan.
Contoh kongkritnya adalah sbb :
Misalnya anda memiliki usaha dengan nama “Bengkel Motor Anda ” ingat sekarang terdapat dua entitas Anda dan Perusahaan anda
Anggap saja anda menginvestasikan uang Rp.25.000.000 guna menjalankan bisnis anda. Maka uang tsb menjadi milik bisnis anda tetapi anda masih mempunyai kepentingan atau hak pada usaha anda. Apabila kedua hal tsb diaplikasikan pada persaman dasar akuntansi maka, akan terlihat sbb :
Harta/Aktiva/Aset = Modal Pemilik Keterangan


Kesinambungan (Going Concern)
Perusahaan diasumsikan tidak berhenti di satu periode saja, melainkan berlanjut terus menerus
Periode Akuntansi
Pada umumnya periode akuntansi terdiri dari 12 bulan
Objective
Pencatatan transaksi harus didasarkan pada dokumen asli
Menotary Measurement Unit
Setiap transaksi yang terjadi diukur dengan nilai uang
Historical Cost
Asset selalu dicatat berdasarkan nilai perolehannya pada saat terjadi pertukaran
Matching Const Against Revenue
Perlunya menghubungkan beban biaya dengan pendapatan yang diakui pada periode yang sama
Transaksi Keuangan
- Transaksi Eksternal, transaksi yang terjadi antara perusahaan dengan pihak luar ex.Penjualan barang, pelunasan utang
- Transaksi internal Transaksi yang terjadi dalam unit perusahaan ex.kegiatan produksi
- Transaksi Operasi, berkaitan dengan kegiatan perusahaan dalam rangka menciptakan pendapatan

- Transaksi Modal semua transaksi yang berkaitan dengan pemerolehan dana untuk membiayai kegiatan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar